Pemberdayaan keluarga intinya adalah mengembangkan sumberdaya manusia, utamanya dari keluarga kurang mampu menjadi manusia mandiri (merdeka) yang kreatif. Menurut Ki Hajar Dewantara, manusia merdeka yaitu manusia yang hidupnya lahir atau batin tidak tergantung kepada orang lain, akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri. Manusia merdeka itu mempunyai rasa percaya diri yang tinggi dan mampu menghasilkan produk yang menguntungkan sehingga dapat mengantar pada kehidupan yang bahagia dan sejahtera (Kartasasmita, 1996).
Posdaya adalah suatu wadah layanan pemberdayaan keluarga oleh satuan tugas (satgas) kepada masyarakat dalam rangka menuju kesejahteraan melalui delapan fungsi keluarga secara terpadu. Tujuan pembentukan posdaya adalah untuk menyegarkan modal sosial, seperti hidup bergotong-royong dalam masyarakat guna membantu pemberdayaan keluarga secara terpadu dan membangun keluarga bahagia dan sejahtera. Selain itu, posdaya juga ikut memelihara lembaga sosial kemasyarakatan yang terkecil, yaitu keluarga, agar dapat menjadi perekat sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan memiliki dinamika yang tinggi (Suyono dan Rohadi, 2007). Tema Penelitian ini akan menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan dan modal sosial apakah berpengaruh terhadap kinerja posdaya. Mudah-mudahan tema ini akan memberikan nilai yang positif terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). Indikator IPM adalah Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi atau kewirausahaan Masyarakat.
Posdaya adalah suatu wadah layanan pemberdayaan keluarga oleh satuan tugas (satgas) kepada masyarakat dalam rangka menuju kesejahteraan melalui delapan fungsi keluarga secara terpadu. Tujuan pembentukan posdaya adalah untuk menyegarkan modal sosial, seperti hidup bergotong-royong dalam masyarakat guna membantu pemberdayaan keluarga secara terpadu dan membangun keluarga bahagia dan sejahtera. Selain itu, posdaya juga ikut memelihara lembaga sosial kemasyarakatan yang terkecil, yaitu keluarga, agar dapat menjadi perekat sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan memiliki dinamika yang tinggi (Suyono dan Rohadi, 2007). Tema Penelitian ini akan menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan dan modal sosial apakah berpengaruh terhadap kinerja posdaya. Mudah-mudahan tema ini akan memberikan nilai yang positif terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). Indikator IPM adalah Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi atau kewirausahaan Masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar